Kontak Kami

Email :

wayanariawan9@gmail.com

Alamat :

Dusun Dajan pura, desa sidatapa, kec banjar,kab buelelng, bali. phone/ wa 087762361709

Donate

BCA 8270440593

Monday, November 7, 2022

Lepaskan Burung ke Habitatnya di Kawasan Bali Aga SCTPB

   Kawasan Bali aga SCTPB ,merupakan kawasan pariwisata yang berbasiskan alam dan budaya,alam,satwa di lestarikan untuk di perkenalkan ke tamu tamu yang berkunjung ke kawasan Bali aga SCTPB,kawasan Bali aga terletak di 5 desa di kecamatan Banjar yakni sidatapa,cempaga tigawasa,pesawat,dan banyusri,desa desa ini merupakan desa yang mempunyai latar belakang sejarah dan budaya yang sama mereka satu rumpun yang di kenal dengan orang orang Bali yg masih mempertahankan budaya Bali asli,selain keindahan alam yang sangat menakjubkan di daerah ini juga kita banyak jumpai masyarakat lokal yang gemar melepaskan burung di alam bebas,pelepasan burung bertujuan untuk pelestarian dan juga untukenjaga keseimbangan di alam bebas.
   Pelepasan burung mulai di galakkan sejak Desember 2015 dan kegiatan ini terus berjalan sampai sekarang sudah di lepaskan burung sebanyak 29.350 ekor ke alam bebas ,kebanyakan burung yang di lepas adalah burung pemakan ulat bertujuan untuk mengurangi hama di kebun kebun cengkeh warga.

Thursday, October 6, 2022

Lepaskan Burung Ke Alam bebas untuk Menjaga Keseimbangan di Alam

   Keseimbangan alam sangat penting untuk di jaga oleh setiap insan yang ada di muka bumi ini,jika ekosistem mulai terganggu akan membuat kehidupan manusia akan tidak nyaman,salah satunya adalah keberadaan burung,burung burung sudah mulai langka dan jarang sekali kita ketemukan di alam di akibatkan oleh adanya penembakan dan penangkapan oleh manusia itu sendiri sehingga menyebabkan kepunahan jumlah burung di alam bebas,dapat kita bayangkan jika ke beradaan biring burung ini sudah tidak ada lagi ,nanti generasi penerus akan hanya mengetahui nama burung dari bulu atau lewat media online saja.
Pelepasan burung di alam bebas bertujuan jangka pendek untuk menciptakan keseimbangan di alam,mengurangi hama tanaman yang menyerang perkebunan cengkeh sehingga perlu di lepaskan predator dari hama tersebut sehingga perkebunan cengkeh akan bisa menghasilkan secara optimal,dalam jangka menengah dan jangka panjang bertujuan untuk mensosialisasikan rasa asih ke setiap individu karena dengan melepaskan burung secara tidak langsung akan memberikan pengaruh fisikologi bagi masyarakat sekitar.kegiatan pelepasan burung pertama sekali di lakukan sejak 31 Desember 2015 awalnya di lepaskan sekitar 150 ekor burung pemakan dan kemudian terus di gerakkan program pelepasan burung di seluruh kawasan Bali aga sctpb,dan sampai hari ini jumlah burung yang sudah di lepaskan sebanyak 28.750 ekor 07 Oktober 2022.kegiatan seperti ini akan rutin di lakukan  dan mengajak semua fihak agar mau melakukan pelestarian di alam bebas.